BANGKA BARAT ,IMCpost.com Aktivitas pertambangan di wilayah Dusun Belembang, Desa Bakit, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, menjadi sorotan. Kegiatan yang disebut-sebut semakin marak itu dikeluhkan oleh sejumlah warga, khususnya masyarakat pesisir dan nelayan yang khawatir terhadap dampak lingkungan.

Berdasarkan keterangan seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, aktivitas pertambangan tersebut diduga mengganggu kegiatan nelayan serta berpotensi merusak lingkungan di sekitar wilayah pesisir.

“Nelayan dan masyarakat merasa terganggu dengan adanya aktivitas tambang yang diduga berdampak terhadap lingkungan dan lokasi tempat mereka mencari nafkah,” ungkap sumber tersebut.

Dalam informasi yang diterima, nama Bos Yongki turut disebut dalam sorotan terkait aktivitas pertambangan di kawasan tersebut. Namun, keterkaitan yang bersangkutan dengan kegiatan di lapangan masih perlu dikonfirmasi dan diverifikasi lebih lanjut.

Masyarakat berharap instansi terkait, termasuk aparat penegak hukum dan dinas yang membidangi lingkungan hidup serta pertambangan, dapat melakukan pengecekan langsung untuk memastikan legalitas kegiatan, dampak terhadap ekosistem pesisir, dan pengaruhnya terhadap mata pencaharian nelayan.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak yang disebut maupun instansi terkait mengenai informasi tersebut.

CATATAN REDAKSI: Pemberitaan ini disusun berdasarkan keterangan awal narasumber dan masih memerlukan verifikasi lapangan. Hak jawab dan klarifikasi dari pihak-pihak yang disebut tetap terbuka demi pemberitaan yang berimbang dan akurat.

Redaksi IMC group